Langsung ke konten utama

MAMORY KEEPING: WHAT ARE YOU THANKFUL FOR?

 What are you thankful for?

Apa hal yang kamu syukuri?

Aku sangat bersyukur bagaimana Allah SWT masih dengan senantiasa memberikan umur kepadaku dan Papah. Juga rezeki yang cukup. Walaupun sekarang rasanya beda banget setelah kepergian Mamah, juga punya adek yang ga bisa bersyukur dan tidak peduli dengan orang tua. Selama aku bisa terus ada untuk Papah dengan keadaan sehat, itu hal yang bisa aku syukuri. Aku juga sangat bersyukur dikelilingi oleh orang-orang baik, seperti seluruh keluarga besar, teman-teman yang selalu percaya walaupun waktu udah jarang banget mempertemukan. Punya rekan-rekan kerja yang bisa mengayomi dan juga memberikan bimbingan-bimbingan positif, walaupun semuanya benar-benar sangat menguras energiku sebagai introvert😂 Aku bersyukur dengan diriku sekarang yang sudah bodo amat dengan apapun, bisa mengontrol emosi dengan cukup baik. Aku bersyukur bisa sedikit membawa perubahan baik terhadap teman-teman, bisa dipercayakan oleh mereka menjadi listening ear mereka. 

Mungkin sejauh ini, rasa syukur inilah yang bisa aku ingat dan akan selalu jadi rasa syukur yang teramat sangat selalu diterapkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MA STORY : BRENGSEL - SECUIL SEJARAH PENGINGGALAN KOLONIAL BELANDA DI KOTA SAMPIT

assalamuallaikum warrahmatullahi wabarakaatuuh... selamat pagi, readers sekalian! jumpa lagi di halaman blog ini dengan posting -an baru. setelah posting -an sebelumnya aku nge- review salahsatu film yang baru-baru aja aku tonton, Believer , sekarang aku mau cerita sedikit, nih, tentang salah satu peninggalan sejarah dari zaman kolonial Belanda di kota Sampit. Brengsel. memasuki semester dengan kelas desain berada pada puncaknya, menuntunku untuk lebih serius mendalami isu dari lingkungan yang akan kudesain kedepannya. tidak perlu lama mencari, aku tiba-tiba teringat dengan eks Brengsel yang pernah kudatangi saat matakuliah Sejarah dan Teori Arsitekur. hingga akhirnya, aku memutuskan pulang lagi ke rumah untuk mendapatkan informasi-informasi lebih lanjut mengenai tapak yang kupilih. sejujurnya, aku tidak akan pernah tau kalau ada sisa peninggalan berupa bangunan dari zaman kolonial Belanda di kota Sampit, kalo aja aku tidak masuk kuliah arsitektur di UB. dan, aku yak...

Writing Challenge: A Special Toy Growing Up

Walaupun di beberapa posting -an sebelumnya aku selalu bilang berat menjadi anak pertama di keluarga, tapi aku tetap merasa sangat beruntung berada di dalamnya. Terutama karena almh. Mamah dan juga keluarga dari pihak mamah yang selalu menghujaniku dengan rasa kasih sayang yang luar biasa, bahkan sampai dengan sekarang.   Aku ingat cukup banyak mainan yang kupunya, seperti puzzle , mainan balok KW-annya Lego, Boneka Barbie ,  dan masih banyak lagi. Dari yang dibeli murahan di pedagang mainan asongan, di toko mainan, sampai dengan sebagai oleh-oleh dari luar kota. Masih sangat melekat diingatan waktu itu aku diajak oleh salah satu kaka sepupuku pergi ke town plaza untuk membeli mainan. Usiaku saat itu mungkin masih 4 - 5 tahun. Disitu diajaknya aku memilih mainan sendiri dan pilihan hatiku jatuh pada set mainan peraga masak-masakan. Sampai saat ini aku ingat persis warna panci mainan itu yang berwarna biru tua dilengkapi dengan stiker bergambar makanan berkuah yang banyak wort...

REVIEW BUKU : BEGU GANJANG

assalamuallaikum warrahmatullahi wabarakatuuh selamat malem, readers . balik lagi setelah aku keisengan posting ceritaku wuehehehe. itu cerita sebenernya udah lama aku ketik. tapi berhubung aku ga terlalu demen kalo misalnya ada draft yang kesimpen, jadi aku segerakan posting dan jadilah feed -nya yang ga seharusnya. nah, kali pertama ini, aku pengen bahas tentang novel yang galama ini aku beli, dua hari sebelum balik ke rumah. novel yang awalnya bikin aku dikit sedih karena kukira aku udah kehabisan. soalnya di raknya gaada :') ternyata ada, dan harusnya bener-bener di depan mata. BEGU GANJANG.  https://bukune.com/wp-content/uploads/2018/01/begu-ganjang.jpg kenapa aku bener-bener ngincer novel ini? karena novel ini diterbitin dari penerbit favoritku, Bukune. novel horor yang ga bersambung (?) setelah sekian lama novel horor dengan konsep yang sama diterbitin oleh Bukune. maksudnya yang bersambung kayak series yang ditulis oleh Risa Saraswati, Danur, Rasuk...